Berita Terkini

23

KPU Kabupaten Grobogan Mengikuti Kegiatan Ngopi Asli Bahas On Target : Manfaat Peta Jalan Logistik 4.0 untuk Penyempurnaan Tata Kelola Logistik Pemilu Berkelanjutan

Hai #TemanPemilih, bertempat di aula, KPU Kabupaten Grobogan mengikuti kegiatan “Ngopi Asli” (Ngobrol Pinter Arsip dan Logistik), Selasa (12/5/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah ini diikuti oleh KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah sebagai forum diskusi dan berbagi praktik baik terkait pengelolaan arsip dan logistik pemilu berbasis digital. Ngopi Asli kali ini mengambil tema On Target : Manfaat Peta Jalan Logistik 4.0 untuk Penyempurnaan Tata Kelola Logistik Pemilu Berkelanjutan dengan menghadirkan narasumber Kadiv Perencanaan dan Logistik KPU Provinsi Jawa Tengah, Basmar Perianto Amron, dengan moderator Eko Supriyono selaku Kabag Keuangan, Umum, dan Logistik KPU Provinsi Jawa Tengah. Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Handi Tri Ujiono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen penyelenggara pemilu dalam mendukung sistem pemerintahan berbasis elektronik atau e-government. Ia menambahkan, transformasi digital dan modernisasi arsip merupakan sebuah keniscayaan guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik berbasis elektronik. Sementara itu, Basmar Perianto Amron menyampaikan bahwa kegiatan tersebut membahas peta jalan tata kelola logistik ke depan. Menurutnya, modernisasi dan digitalisasi pengelolaan logistik berbasis teknologi perlu didukung dengan masukan dari berbagai pihak, baik internal maupun eksternal. Dalam pemaparannya, Basmar Perianto Amron juga menyampaikan hasil Rapat Pimpinan terkait sinergitas kebijakan dan program kerja KPU untuk mendukung efisiensi anggaran serta pencapaian target kinerja lembaga. Selain itu, forum juga diisi dengan diskusi praktik-praktik baik pengelolaan logistik oleh sejumlah satuan kerja KPU Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Pada kesempatan tersebut, KPU Kabupaten Grobogan turut berbagi pengalaman mengenai dinamika pengelolaan logistik pemilu. Ketua KPU Kabupaten Grobogan, Agung Sutopo, memaparkan berbagai tantangan dan hambatan yang dihadapi dalam pengelolaan logistik selama tahapan pemilu. Melalui kegiatan “Ngopi Asli”, diharapkan tercipta penguatan kapasitas dan sinergi antar penyelenggara pemilu dalam mewujudkan tata kelola logistik dan arsip yang lebih modern, efektif, dan akuntabel.


Selengkapnya
32

KPU Kabupaten Grobogan Mengikuti Kajian Rutin Serial Advokasi Hukum Pemilu Seri L Mengangkat Tema Diskusi Film The American President

Hai #TemanPemilih, bertempat di Aula KPU Kabupaten Grobogan mengikuti Kajian Rutin Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Provinsi Jawa Tengah, Kamis (7/5/2026). Kajian Rutin Kamis Sesuatu Serial “Advokasi Hukum Pemilu” Seri L kali ini mengangkat tema Diskusi Film The American President. Kegiatan yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah ini diikuti oleh KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah secara daring. Hadir sebagai narasumber Isyadi, S.H., selaku Kadiv Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Sukoharjo serta dimoderatori oleh Agung Siswanto, S.E., M.Si., Kasubbag TPPH KPU Kabupaten Sukoharjo Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Mey Nurlela selaku Kadiv Litbang dan SDM KPU Provinsi Jawa Tengah. Pada sesi materi, Isyadi, S.H. mengulas film The American President yang mengangkat tema kepemimpinan, karakter, dan etika politik. Film tersebut menggambarkan dilema seorang presiden petahana dalam menjaga popularitas politik sekaligus mempertahankan integritas dan nilai-nilai moral dalam pengambilan kebijakan publik. Diskusi juga menyoroti bagaimana pragmatisme politik, opini publik, dan kepentingan elektoral sering kali memengaruhi proses pengambilan keputusan seorang pemimpin. Melalui kajian ini, peserta diajak memahami pentingnya menjaga etika, integritas, dan keberpihakan pada kepentingan masyarakat dalam praktik demokrasi dan penyelenggaraan pemilu. Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang mengikuti jalannya diskusi hingga selesai. Diharapkan melalui Kajian Kamis Sesuatu ini dapat memperkuat kapasitas jajaran penyelenggara pemilu dalam memahami dinamika hukum, demokrasi, dan etika politik secara lebih komprehensif.


Selengkapnya
30

KPU Kabupaten Grobogan Menggelar Rapat Persiapan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026

Hai #TemanPemilih, bertempat di aula, KPU Kabupaten Grobogan menggelar Rapat Persiapan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026 yang akan diselenggarakan oleh Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah, Kamis (7/5/2026). Rapat diikuti oleh Ketua beserta Anggota KPU Kabupaten Grobogan, para Kasubbag, serta staf sekretariat yang bertugas. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah awal dalam mempersiapkan kebutuhan data dan dokumen pendukung untuk menghadapi pelaksanaan Monev Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026. Dalam rapat tersebut, peserta melakukan identifikasi dan inventarisasi berbagai data serta indikator yang diperlukan untuk memenuhi penilaian Monev. Kegiatan ini dipandu oleh Kasubbag Parmas dan SDM Sekretariat KPU Kabupaten Grobogan, Rama Eka Saputra, S.H. Sementara itu, Kadiv Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kabupaten Grobogan, Ngatiman, S.E. mengimbau agar masing-masing subbagian mempersiapkan data dan dokumen sesuai kewenangan serta bidang yang dikuasai masing-masing. Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Grobogan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik, sekaligus memperkuat implementasi keterbukaan informasi kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kegiatan rapat berlangsung dengan lancar dan diharapkan mampu meningkatkan koordinasi antarbagian dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026.


Selengkapnya
26

KPU Kabupaten Grobogan Menggelar Rapat Pleno Pengelolaan Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Untuk Bulan April 2026

Hai #TemanPemilih, KPU Kabupaten Grobogan menggelar Rapat Pleno Pengelolaan Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) untuk Bulan April 2026, Kamis (7/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula Kantor KPU Kabupaten Grobogan ini diikuti oleh Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Grobogan, para Kasubbag, Satgas SPIP, serta Bendahara Pengeluaran Sekretariat KPU Kabupaten Grobogan. Kegiatan dibuka oleh Ketua KPU Kabupaten Grobogan, Agung Sutopo, S.Pi yang kemudian diisi dengan pembahasan laporan kartu kendali di masing-masing divisi dan subbagian yang dipandu oleh Kadiv Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Grobogan, Muh Syaifudin, S.Pd.I., M.Pd. Melalui rapat pleno ini, KPU Kabupaten Grobogan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan tata kelola dan pengendalian internal yang akuntabel serta transparan.


Selengkapnya
30

KPU Kabupaten Grobogan Melaksanakan Kegiatan Coktas di Sejumlah Desa/Kelurahan di Kecamatan Grobogan.

Hai #TemanPemilih, KPU Kabupaten Grobogan melaksanakan kegiatan pencocokan dan penelitian terbatas (coktas), Rabu (6/5/2026) di sejumlah desa/kelurahan di Kecamatan Grobogan. Kegiatan coktas ini merupakan bagian dari upaya pemutakhiran data pemilih berkelanjutan guna memastikan akurasi dan validitas data pemilih di Kabupaten Grobogan. Adapun desa/kelurahan yang menjadi lokasi pelaksanaan meliputi Grobogan, Ngabenrejo, Karangrejo, Teguhan, Sumberjatipohon, Getasrejo, Rejosari, Tanggungharjo, Lebak, dan Putatsari. Turut serta dalam kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Grobogan yang melakukan pengawasan guna memastikan seluruh tahapan coktas berjalan sesuai ketentuan dan prinsip transparansi.  Melalui kegiatan coktas ini, diharapkan data pemilih di Kabupaten Grobogan semakin akurat, mutakhir, dan komprehensif sebagai dasar pelaksanaan pemilu/pemilihan yang berkualitas di masa mendatang.


Selengkapnya
29

KPU Kabupaten Grobogan Mengikuti Kegiatan Ngopi Asli Bahas Super-Sub: Transformasi Digital dalam Penggunaan Tanda Tangan Elektronik pada Srikandi

Hai #TemanPemilih, KPU Kabupaten Grobogan mengikuti kegiatan Ngobrol Pinter Arsip dan Logistik (Ngopi Asli) yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah, Selasa (5/5/2026) bertempat di aula Kantor KPU Kabupaten Grobogan. Kegiatan ini mengangkat tema “Super-Sub: Transformasi Digital dalam Penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE) pada Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi)”. Kegiatan tersebut diikuti oleh KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah dan menghadirkan narasumber Astrid Proborini selaku Kasubbag Data dan Informasi serta Dafidh Myharta S. selaku Kasubbag Umum dan Logistik KPU Provinsi Jawa Tengah. Acara dimoderatori oleh B. Eko Setyawati, Penata Kelola Pemilihan Umum Ahli Pertama KPU Provinsi Jawa Tengah. Dalam sambutannya, Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Handi Tri Ujiono menekankan pentingnya penerapan e-government yang berfokus pada dua aspek utama, yaitu administrasi pemerintahan dan layanan publik. Ia menjelaskan bahwa transformasi digital menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas di lingkungan KPU. Selain itu, terdapat empat jenis interaksi dalam sistem pemerintahan berbasis elektronik, yaitu government to citizen, government to business, government to government, dan government to employee. Sementara itu, Basmar Perianto Amron selaku Kadiv Perencanaan dan Logistik KPU Provinsi Jawa Tengah menjelaskan bahwa tanda tangan elektronik memiliki fungsi yang setara dengan tanda tangan manual, bahkan lebih unggul dari sisi keamanan, keakuratan, dan efisiensi. Ia menegaskan bahwa pemahaman terhadap TTE menjadi penting karena berkaitan langsung dengan keamanan dokumen dan perjanjian di era digital. Pada sesi materi, Astrid Proborini memaparkan implementasi TTE di lingkungan KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Ia menjelaskan bahwa penggunaan TTE telah memiliki dasar hukum yang kuat dan wajib diterapkan. TTE didefinisikan sebagai tanda tangan dalam bentuk elektronik yang memiliki kekuatan hukum sah karena menggunakan sertifikat elektronik yang dapat diverifikasi keasliannya dan tidak mudah dimanipulasi. Adapun tujuan implementasi TTE antara lain untuk mendukung transformasi digital, meningkatkan efisiensi administrasi, menjamin keamanan dokumen, serta mengurangi penggunaan kertas (paperless). Meski demikian, terdapat sejumlah tantangan seperti adaptasi sumber daya manusia, pemahaman terkait perbedaan TTE dengan hasil pemindaian, serta kedisiplinan dalam penggunaan sistem. Ia juga menekankan bahwa implementasi TTE bukan sekadar penggunaan aplikasi, melainkan perubahan budaya kerja. Astrid Proborini menambahkan bahwa proses penerbitan TTE meliputi tahapan permohonan, verifikasi, hingga penerbitan sertifikat. Saat ini, progres pembuatan TTE untuk ketua dan sekretaris di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota telah mencapai 100 persen. Selanjutnya, TTE ditargetkan digunakan secara optimal dalam aplikasi Srikandi dan sistem digital lainnya. Materi berikutnya disampaikan oleh Dafidh Myharta S yang menjelaskan alur penggunaan TTE dalam aplikasi Srikandi. Proses tersebut meliputi registrasi naskah keluar, unggah konsep naskah, verifikasi, persetujuan TTE, hingga input passphrase. Ia juga memandu simulasi langsung penggunaan TTE dalam sistem tersebut. Melalui kegiatan ini, KPU se-Jawa Tengah menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan transformasi digital, khususnya dalam pemanfaatan tanda tangan elektronik guna meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang modern dan efisien.


Selengkapnya
🔊 Putar Suara