Berita Terkini

16

KPU Kabupaten Grobogan Ikuti Kajian Rutin Kamis Sesuatu Seri XLIV Bahas Film The Candidate

Hai #TemanPemilih, KPU Kabupaten Grobogan mengikuti Kajian Rutin Kamis Sesuatu Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Provinsi Jawa Tengah, Kamis (26/3/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah secara daring ini diikuti oleh KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah, baik yang bekerja dari kantor (Work From Office/WFO) maupun Work From Anywhere (WFA). Kajian Rutin Kamis Sesuatu Serial “Advokasi Hukum Pemilu” Seri XLIV kali ini mengangkat tema Diskusi Film The Candidate sebagai bahan refleksi dan pembelajaran mengenai dinamika politik dan kampanye dalam proses pemilu. Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Handi Tri Ujiono, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelaksanaan WFA bukan berarti libur. Ia mengingatkan seluruh jajaran KPU untuk tetap menjaga komitmen dan produktivitas dalam menjalankan tugas kelembagaan. Handi Tri Ujiono juga menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kajian Kamis Sesuatu yang kali ini menghadirkan diskusi film The Candidate sebagai bahan analisis pembelajaran mengenai pesan-pesan politik yang terkandung di dalamnya. Hadir sebagai narasumber Siti Solichah, S.Pd.I, selaku Kadiv Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Semarang, dengan moderator Wiwit Mulyanto, S.E., M.H, Kasubbag TPPH KPU Kabupaten Semarang. Dalam pemaparannya, Siti Solichah menjelaskan bahwa film The Candidate menggambarkan dinamika kampanye politik modern yang dipengaruhi oleh strategi komunikasi, media, serta peran konsultan politik dalam membangun citra kandidat. Film ini mengisahkan perjalanan Bill McKay, seorang pengacara muda yang idealis dan peduli terhadap isu sosial, yang kemudian maju sebagai calon senator untuk menantang petahana yang kuat.  Pada awal kampanye, Bill tampil dengan gagasan idealis dan kritik terhadap sistem politik. Namun seiring meningkatnya perhatian publik dan media, ia mulai menyesuaikan diri dengan strategi kampanye yang lebih terstruktur, termasuk penggunaan slogan, pengaturan citra, serta pesan politik yang lebih aman untuk menarik simpati pemilih.  Diskusi juga menyoroti konflik utama dalam film tersebut, yaitu pertentangan antara idealisme kandidat dengan realitas politik yang penuh strategi dan kompromi. Selain itu, film ini juga menggambarkan kuatnya pengaruh konsultan politik dan tim kampanye dalam menentukan arah komunikasi politik seorang kandidat.  Di akhir cerita, Bill McKay secara mengejutkan memenangkan pemilihan senator. Namun kemenangan tersebut justru menimbulkan kebingungan bagi dirinya mengenai langkah yang harus diambil setelah memperoleh kekuasaan, yang tergambar dalam pertanyaan penutupnya kepada konsultan kampanye, “What do we do now?”.  Melalui kajian ini, peserta diharapkan dapat mengambil pembelajaran mengenai pentingnya menjaga integritas, kejujuran, serta keseimbangan antara idealisme dan realitas dalam proses demokrasi. Diskusi ini juga menegaskan peran penting penyelenggara pemilu dalam memastikan pelaksanaan pemilu yang jujur, adil, transparan, serta menjaga kesetaraan antar peserta pemilu.


Selengkapnya
18

KPU Kabupaten Grobogan Mengikuti Kegiatan Talk to Me yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah Secara Daring

Hai #TemanPemilih, KPU Kabupaten Grobogan mengikuti kegiatan “Talk to Me” yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah secara daring pada Rabu (25/3/2026). Kegiatan ini diikuti oleh KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah, baik yang bekerja dari kantor (WFO) maupun Work From Anywhere (WFA). Mengusung tema “Disiplin dan Akuntabilitas Kinerja”, kegiatan ini menghadirkan narasumber Irawan Ary Wibowo, S.Pd., Kadiv Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kabupaten Wonogiri serta Akhmad Ilman Nafia, S.Pd.I., M.Pd.I., Kadiv Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kabupaten Semarang. Acara dipandu oleh Alfi Nirmalasari, S.IP. sebagai moderator. Dalam sambutannya, Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Handi Tri Ujiono, menyampaikan apresiasi atas partisipasi peserta dalam kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya disiplin sebagai bagian dari koordinasi kerja dan implementasi akuntabilitas kinerja dalam kerangka reformasi birokrasi. Kegiatan dilanjutkan dengan halal bihalal bersama jajaran komisioner dan sekretariat KPU Provinsi Jawa Tengah. Mey Nurlela, Kadiv Litbang dan SDM KPU Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa meskipun dalam kondisi WFA, seluruh jajaran tetap harus menjaga komitmen dalam menjalankan tugas serta memperkuat komunikasi. Sejumlah pejabat lainnya juga menyampaikan harapan agar semangat kerja, interaksi, serta adaptasi terhadap perubahan terus ditingkatkan. Hal ini dinilai penting dalam menghadapi dinamika kerja. Dalam sesi materi, Irawan Ary Wibowo memaparkan konsep “Menjaga Marwah Demokrasi Melalui Disiplin dan Akuntabilitas Kinerja” dengan analogi “dapur KPU” sebagai ruang strategis lahirnya ide, kebijakan, dan pelayanan publik. Ia menekankan pentingnya sinergitas, budaya kerja, serta disiplin yang tidak hanya sebatas kehadiran, tetapi juga kepatuhan terhadap regulasi, manajemen waktu, dan integritas. Sementara itu, Akhmad Ilman Nafia menjelaskan bahwa disiplin sejatinya merupakan jalan menuju kemerdekaan diri. Ia menyoroti pentingnya kesadaran pribadi, sistem kerja yang jelas, serta budaya organisasi dalam membentuk disiplin berbasis hasil. Kegiatan ditutup dengan kesimpulan bahwa disiplin merupakan kekuatan yang bersumber dari diri sendiri dan menjadi fondasi utama dalam menciptakan kinerja yang akuntabel, baik secara individu maupun kelembagaan.


Selengkapnya
23

KPU Kabupaten Grobogan Mengikuti Kegiatan Zoom Meeting Bertajuk Backattack : Mencerna Kembali Nota Dinas Perjanjian Kerjasama dan Dana Hibah Non Pemilihan

Hai #TemanPemilih, KPU Kabupaten Grobogan mengikuti kegiatan Zoom Meeting bertajuk “Backattack: Mencerna Kembali Nota Dinas Perjanjian Kerjasama dan Dana Hibah Non Pemilihan”, Selasa (17/3/2026). Kegiatan ini merupakan kolaborasi program Ngopi Asli (Ngobrol Pinter Arsip dan Logistik) dan Bercanda (Bicara Seputar Perencanaan dan Data) yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan tersebut diikuti oleh KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah, baik yang hadir melalui Work From Office (WFO) maupun yang sedang melaksanakan Work From Anywhere (WFA). Diskusi menghadirkan Basmar Perianto Amron, Kadiv Perencanaan dan Logistik KPU Provinsi Jawa Tengah, serta Tri Tujiana, Sekretaris KPU Provinsi Jawa Tengah sebagai narasumber. Jalannya diskusi dipandu oleh Sabbikisma SN, Kabag Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Provinsi Jawa Tengah sebagai moderator. Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Handi Tri Ujiono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa melihat sejumlah surat permohonan atau review terhadap nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama dari beberapa KPU Kabupaten/Kota menunjukkan perlunya mencermati kembali regulasi terkait nota dinas perjanjian kerja sama tersebut. Pada sesi pemaparan, Basmar Perianto Amron menjelaskan secara komprehensif terkait Keputusan KPU Nomor 1068 Tahun 2023 tentang Naskah Dinas Perjanjian Kerja Sama (PKS) serta Keputusan KPU Nomor 93 Tahun 2026 tentang Perencanaan Anggaran Dana Hibah Non Pemilihan. Sementara itu, Tri Tujiana memaparkan pentingnya dukungan sekretariat dalam penyusunan MoU dan PKS. Ia menyebutkan bahwa pada tahun 2026 terdapat enam usulan kerja sama dari KPU Kabupaten/Kota, dengan lima di antaranya telah disetujui dan satu masih dalam proses persetujuan, dari target sepuluh usulan. Tri Tujiana juga menekankan pentingnya memperhatikan timeline pengajuan MoU kepada KPU RI melalui KPU Provinsi. Selain itu, ia menjelaskan pembagian tugas dalam proses penyusunan kerja sama yang melibatkan dua subbagian, yaitu Subbag Partisipasi Masyarakat dan SDM serta Subbag Perencanaan, Data, dan Informasi. Koordinasi yang baik antara kedua pihak tersebut dinilai krusial dalam memastikan kelancaran penyusunan PKS. Dalam forum tersebut juga dibahas tahapan penyusunan PKS, aspek-aspek penting yang perlu diperhatikan, mekanisme pelaporan, pedoman hibah non pemilihan, hingga format hasil koordinasi yang harus dipenuhi.


Selengkapnya
34

KPU Kabupaten Grobogan Mengikuti Kegiatan Seminar dalam rangka Peringatan International Women Day

Hai #TemanPemilih, bertempat di lantai 2, KPU Kabupaten Grobogan mengikuti kegiatan seminar dalam rangka peringatan International Women’s Day yang diselenggarakan oleh KPU RI secara daring, Kamis (12/3/2026). Kegiatan seminar tersebut mengusung tema “Penguatan Peran Perempuan dalam Proses Elektoral sebagai Pilar Demokrasi Substantif”. Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya peran perempuan dalam proses elektoral serta mendorong partisipasi politik yang lebih inklusif sebagai bagian dari penguatan demokrasi yang responsif gender. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Sekretariat KPU Provinsi serta KPU Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia secara daring. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam mendukung kebijakan afirmasi keterwakilan perempuan dalam pencalonan serta meningkatkan peran perempuan dalam penyelenggaraan dan proses demokrasi di Indonesia. Dengan mengikuti seminar ini, KPU Kabupaten Grobogan turut berpartisipasi dalam upaya peningkatan pemahaman mengenai pentingnya peran perempuan dalam demokrasi elektoral guna mewujudkan demokrasi yang lebih inklusif dan berkeadilan.


Selengkapnya
41

KPU Kabupaten Grobogan Mengikuti Kajian Rutin Kamis Sesuatu Serial Advokasi Hukum Pemilu Seri XLIII

Hai #TemanPemilih, bertempat di lantai 2, KPU Kabupaten Grobogan mengikuti Kajian Rutin Kamis Sesuatu Serial “Advokasi Hukum Pemilu” Seri XLIII dengan tema Diskusi Film Animal Farm, Kamis (12/3/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah ini diikuti oleh KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah secara daring. Hadir sebagai narasumber Munjiatun Mukaromah, S.Pd.I, Kadiv Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Cilacap, dengan moderator Hari Sugiharto, S.H., M.H, Kasubbag Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Hukum KPU Kabupaten Cilacap. Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Handi Tri Ujiono. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pemilihan tema diskusi kali ini sangat menarik karena mengangkat resensi film Animal Farm yang memiliki latar belakang cerita mengenai perhelatan politik. Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan Kamis Sesuatu yang dinilai out of the box karena mengkaji film untuk menggali nilai-nilai yang berkaitan dengan perjuangan, pengkhianatan, kekuasaan, dan dinamika politik. Selanjutnya, Munjiatun Mukaromah menyampaikan materi mengenai film Animal Farm, yang diadaptasi dari novel karya George Orwell tahun 1945. Ia menjelaskan bahwa karya tersebut merupakan alegori politik yang terinspirasi dari peristiwa Revolusi Rusia, yang menggambarkan bagaimana perjuangan untuk menciptakan kesetaraan dan keadilan dapat berubah ketika kekuasaan jatuh ke tangan pemimpin yang otoriter. Dalam sinopsisnya, film tersebut menceritakan tentang pemberontakan para hewan di sebuah peternakan terhadap pemiliknya, Mr. Jones, karena perlakuan yang tidak adil. Setelah berhasil mengusir manusia, para hewan mendirikan sistem baru di peternakan yang dipimpin oleh para babi. Dua tokoh penting dalam cerita adalah Snowball yang digambarkan sebagai pemimpin cerdas dan visioner serta Napoleon yang ambisius dan akhirnya mengambil alih kekuasaan secara otoriter. Lebih lanjut dijelaskan bahwa beberapa tokoh dalam film merepresentasikan peran dalam sistem politik dan masyarakat. Snowball melambangkan pemimpin yang ingin membawa kemajuan, sementara Napoleon menggambarkan pemimpin yang haus kekuasaan. Tokoh Boxer, seekor kuda pekerja keras, melambangkan kaum pekerja yang loyal namun sering tereksploitasi, sedangkan Squealer digambarkan sebagai penyebar propaganda yang memutarbalikkan informasi untuk mempertahankan kekuasaan pemimpin. Melalui diskusi ini, peserta diajak memahami pesan moral dari film Animal Farm, bahwa perjuangan melawan penindasan tidak selalu berakhir pada keadilan jika kekuasaan tidak diawasi. Oleh karena itu, nilai-nilai kritis, transparansi, serta pengawasan terhadap kekuasaan menjadi hal penting dalam menjaga demokrasi.


Selengkapnya
33

KPU Kabupaten Grobogan Mengikuti Rapat Konsolidasi Kinerja dan Implementasi Work From Anywhere (WFA) Menjelang Hari Raya Idul Fitri

Hai #TemanPemilih, bertempat di lantai 2 Kantor KPU Kabupaten Grobogan, jajaran KPU Kabupaten Grobogan mengikuti Rapat Konsolidasi Kinerja dan Implementasi Work From Anywhere (WFA) Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Rabu (11/3/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah secara daring ini diikuti oleh KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Turut memberikan arahan Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Handi Tri Ujiono, bersama Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah, Mey Nurlela, Akmaliyah, Basmar Perianto Amron, Paulus Widiyantoro, Muslim Aisha, dan M. Machruz, serta Sekretaris KPU Provinsi Jawa Tengah Tri Tujiana. Rapat diawali evaluasi kehadiran masing-masing satuan kerja yang kemudian dilanjutkan dengan arahan oleh Ketua dan Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah serta Sekretaris KPU Provinsi Jawa Tengah. Dalam arahannya, disampaikan bahwa momentum menjelang Idul Fitri menjadi waktu penting untuk melakukan konsolidasi terkait pelaksanaan WFA, dengan tetap mengedepankan tanggung jawab dan kontribusi dalam pelaksanaan tugas. Meskipun bekerja dari mana saja, pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama, termasuk pelayanan permintaan informasi publik melalui berbagai media yang dimiliki KPU. Selain itu, dibahas pula pengelolaan data dalam Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), pemahaman penyusunan daerah pemilihan (dapil), serta pentingnya menjaga marwah lembaga, keamanan kantor, dan kedisiplinan selama masa libur melalui mekanisme piket. Sekretaris KPU Provinsi Jawa Tengah juga menyampaikan sosialisasi regulasi WFA, termasuk presensi, lokasi kerja, serta pentingnya komunikasi dan responsivitas pegawai dalam menjalankan tugas. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh jajaran KPU tetap produktif, disiplin, dan profesional baik saat bekerja dari kantor (WFO) maupun dari mana saja (WFA).


Selengkapnya